
Perlakuan Panas Logam
Pendinginan: Pemanasan permukaan atau seluruh badan komponen logam seperti roda gigi, bantalan, dan peralatan, diikuti dengan pendinginan cepat untuk meningkatkan kekerasan dan ketahanan aus (misalnya, pendinginan permukaan roda gigi transmisi mobil).
Anil: Pemanasan benda kerja logam yang dikerjakan dingin dan pendinginannya secara perlahan untuk menghilangkan tekanan internal dan meningkatkan plastisitas (misalnya, anil lembaran baja canai dingin).
Tempering: Pemanasan ulang setelah pendinginan untuk menyesuaikan kekerasan dan mengurangi kerapuhan (misalnya, tempering baja perkakas setelah pendinginan).
Normalisasi: Pemanasan diikuti dengan pendinginan udara untuk menghaluskan butiran dan membuat struktur benda kerja seragam (misalnya, normalisasi coran).
Penyambungan dan Pembentukan Logam
Pengelasan: Pemanasan lokal pada permukaan kontak benda kerja logam untuk melelehkan dan menyambungnya (misalnya, penyolderan pipa tembaga-aluminium, pengelasan terminal kawat).
Perakitan/Pembongkaran Panas: Memanfaatkan sifat ekspansi dan kontraksi termal logam, memanaskan komponen seperti bantalan dan roda gigi untuk memuainya agar mudah dipasang pada poros; atau memanaskan baut dan mur berkarat untuk melonggarkannya agar mudah dilepas.
Penempaan dan Pembentukan Panas: Memanaskan billet logam ke keadaan plastis dan membentuknya melalui penempaan (misalnya, pembentukan baut dan paku keling dengan pemanasan panas).
Perawatan Pemanasan Lokal
Pelapisan/Penghilangan Karat: Memanaskan permukaan logam untuk melunakkan cat, pelapis, atau melonggarkan lapisan karat agar mudah dibersihkan (misalnya, perawatan permukaan selama renovasi peralatan lama).
Pencairan dan Pemanasan Awal: Memanaskan bagian logam beku untuk mencairkannya, atau memanaskan awal benda kerja sebelum pengelasan untuk mencegah keretakan (misalnya, memanaskan awal pipa untuk pengelasan di lingkungan bersuhu rendah).
Pelurusan Lokal: Memanaskan bagian komponen logam yang cacat dan menerapkan gaya eksternal untuk pelurusan (misalnya, koreksi tekukan lokal pada bagian mekanis).
Pemanasan Bahan Khusus
Memanaskan bahan konduktif (seperti grafit dan bahan semikonduktor tertentu) untuk eksperimen atau proses tertentu (misalnya, pemanasan awal cetakan grafit).
Komposisi Dasar Peralatan
Peralatan pemanas koil pemanas genggam biasanya terdiri dari tiga komponen inti, yang bekerja sama untuk mencapai fungsi pemanasan:
Host (Modul Daya)
Sebagai sumber daya peralatan, ia bertanggung jawab untuk mengubah listrik kota (arus bolak-balik) menjadi arus bolak-balik frekuensi tinggi. Host biasanya berisi komponen-komponen seperti penyearah, inverter, dan kapasitor resonansi, dan dapat menyesuaikan daya keluaran (umumnya berkisar dari beberapa ratus watt hingga beberapa kilowatt) dan frekuensi (umumnya 10kHz - 400kHz) sesuai dengan kebutuhan pemanasan.
Kumparan Pemanas Genggam
Ini adalah bagian yang langsung bekerja pada benda yang akan dipanaskan. Bentuknya beragam (seperti lingkaran, tapal kuda, pipih, dll.) dan dapat diganti secara fleksibel sesuai bentuk benda kerja. Kumparan terbuat dari kawat berinsulasi tahan suhu tinggi (seperti kawat tembaga berlapis keramik atau gel silika). Ketika arus bolak-balik frekuensi tinggi melewati kumparan, akan dihasilkan medan magnet bolak-balik frekuensi tinggi di sekitarnya.
Kabel Penghubung
Kabel ini digunakan untuk menghubungkan host dan kumparan genggam. Kabel ini berisi kabel untuk mentransmisikan arus frekuensi tinggi dan (pada beberapa peralatan) kabel sinyal untuk mengendalikan sakelar kumparan. Kabel harus memiliki karakteristik resistansi frekuensi tinggi, resistansi suhu tinggi, dan fleksibilitas yang baik untuk memfasilitasi pengoperasian genggam.
